PROSES TERBENTUKNYA AIR TERJUN
TAHAP 1
Secara alami gunungapi akan mengeluarkan material vulkanik berupa breksi atau Iahar dan lava dalam setiap aktivitas letusannya. Material ini akan membentuk susunan Iapisan seperti kue Iapis dimana ujung endapan aliran lava akan ditandai dengan topografi yang relatif curam seperti tergambar dalam ilustrasi dibawah. Apabila dialiri air sungai make akan terbentuk sedikit terjunan.
TAHAP 2
Aliran air sungai yang relatif deras akan membentuk percolasi atau putaran air dibagian bawah terjunan yang mengakibatkan batuan disampingnya terkikis. Proses pengikisan yang berlangsung terus menerus membentuk rongga dibagian bawah sehingga batuan bagian atas menggantung. Hal ini mengakibatkan batuan yang menggantung tersebut lama kelamaan runtuh.
TAHAP 3
Akibat proses erosi dan runtuhan yang terus menerus akhirnya terbentuk tebing curam yang sekarang disebut air terjun Walet Putih, Oi Panihi, dan Oi Marai. Jumlah terjunan yang berbeda dari ketiga air terjun ini tergantung dari derasnya aiiran sungai, kondisi batuan dan proses pengikisan yang kemudian akan menghasilkan undak-undakan yang berbeda antara air terjun yang satu dengan yang lainnya.