BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Tambora Geopark - Indonesia - ECPv6.0.0.1//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-ORIGINAL-URL:https://tamborageopark.ntbprov.go.id
X-WR-CALDESC:Events for Tambora Geopark - Indonesia
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Shanghai
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0800
TZOFFSETTO:+0800
TZNAME:CST
DTSTART:20210101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Shanghai:20210401T080000
DTEND;TZID=Asia/Shanghai:20210430T170000
DTSTAMP:20260411T032356
CREATED:20200905T133338Z
LAST-MODIFIED:20200905T144640Z
UID:4408-1617264000-1619802000@tamborageopark.ntbprov.go.id
SUMMARY:Tambora Menyapa Dunia
DESCRIPTION:Tambora Menyapa Dunia Tahun 2015 merupakan peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora tahun 1815 yang terjadi dua abad lampau\, terekam dalam sejarah manusia sebagai salah satu letusan terdahsyat yang pernah terjadi di muka bumi. Gunung Tambora terletak di sebuah pulau yang berada di gugusan Kepulauan Sunda Kecil yang bernama Sumbawa. Menurut seorang Ahli Gunung Api dari Universitas Rohde Island\, Haraldur Sigurdson inilah erupsi yang paling banyak di teliti dalam sejarah. \nBerdasarkan hasil penelitian Letusan Gunung Tambora sepuluh kali lebih dahsyat dibanding letusan Krakatau dan seratus kali lebih besar dari letusan Gunung Vesuvius dan St. Helens. Sekitar 100 ribu orang menjadi korban akibat letusan ini\, tiga kerajaan terkubur dalam timbunan erupsi yaitu Kerajaan Tambora\, Kerajaan Pekat dan Kerajaan Sanggar. Sidgurdsson mengatakan bahwa material erupsi naik hingga 43 km ke atmosfir\,  bayangkan ketinggian ini sekitar 10 kali lebih tinggi dari ketinggian pesawat terbang komersial\, mengeluarkan batuan panas cair dalam bentuk abu dan batu apung dengan volume 100 km3. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibanding volume erupsi vulkanik lainnya yang direkam dalam sejarah manusia. \nSejarah kedahsyatan Tambora dimulai ketika tahun 1812\, kaldera Tambora bergemuruh dan mengeluarkan awan hitam. Pada 5 April 1815\, letusan dengan kekuatan sedang terjadi\, diikuti dengan bunyi letusan menggelegar. Pada pagi hari 6 April 1815 debu vulkanik jatuh di Jawa Ti mur yang di iringi suara samar seperti dentuman detonator dan berlangsung hingga 10 April 1815. Pada tanggal 10 dan 11 April 1815 di Pulau Sumatra (jarak dari Tambora sekitar 2600 km) suara yang terdengar seperti letusan senjata api\, demi kian kira-kira kronologis kedahsyatan letusan Gunung Tambora yang terekam dari cerita \nLetusan ini menghasilkan awan panas sekitar 400 juta ton diantaranya bumi tidak mengalami musim panas dalam tahun itu. Kejadian ini di kenal dengan istilah “Year Without Summer”.  Ketika gas bereaksi dengan kandungan air di atmosfir\, reaksi menghasilkan kelam di ufuk. Sinar senja langit muncul oranye atau merah dekat cakrawala langit merah muda dan warna jingga. Di London\, antara 28 Juni sampai 2 Juli 1815 serta 3 September sampai 7 Oktober 1815\, orang-orang melihat sinar matahari berwarna-warni saat tenggelam di ufuk. Sinar matahari pada senja hari terlihat oranye\, hal demikian terpapar di cakrawala\, langit terlihat merah muda mendekati jingga. \nGunung Tambora sebagai warisan dunia dengan sejarah kedahsyatan letusannya kini telah menjadi epic. Dua abad sudah peristiwa dahsyat tersebut berlalu. Tambora telah menorehkan sejarah dahsyat dan merubah tatanan masyarakat serta alam pada waktu itu. Cerita epic tersebut kini sangat menarik perhatian ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu untuk mengkaji ulang melalui serangkaian penelitian dan penelusuran literature\, untuk mempertautkan potongan-potongan cerita dari mulut ke mulut dan manskrip yang ditemukan. Serangkaian penelitian Arkeologis dan Vulkanologis mengawali pembuktian secara ilmiah epic tersebut.
URL:https://tamborageopark.ntbprov.go.id/event/tambora-menyapa-dunia/
LOCATION:Doro Ncanga\, Keli\, Woha Bima\, Dompu\, Nusa Tenggara Barat\, Indonesia
CATEGORIES:Pemerintah
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://tamborageopark.ntbprov.go.id/wp-content/uploads/2019/11/Geopark-Tambora.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR